Cara Install MongoDB di Windows (Lengkap sampai Mongosh)

| | | MongoDB
Cara Install MongoDB di Windows (Lengkap sampai Mongosh)

di artikel ini saya bagi pengalaman install MongoDB di Windows dari nol sampai bisa ngetik perintah di shell, lengkap dengan perbaikan masalah yang paling sering bikin bingung: perintah mongo yang tiba-tiba tidak dikenali. saya update total ke cara 2026, karena sejak MongoDB 6.0 ada perubahan penting di bagian shell yang bikin tutorial-tutorial lama malah gagal.

untuk hasil akhirnya nanti kalian punya MongoDB yang jalan sebagai service Windows, shell mongosh yang bisa dipanggil dari CMD di folder mana saja, plus MongoDB Compass buat lihat data secara visual. semua pakai installer resmi, tidak perlu Docker.

ada juga versi video di atas halaman ini kalau kalian lebih suka lihat langsung langkah-langkahnya, sengaja saya rekam sekaligus biar tinggal ikutin.

Dua Cara Install MongoDB di Windows

sebenernya ada 2 cara yang bisa dipilih:

  1. pakai file installer .msi, cara yang saya rekomendasikan karena sekali install langsung dapat service Windows, MongoDB Compass, dan semua tools
  2. pakai file ZIP hasil build, tinggal extract dan jalanin mongod.exe manual, cocok kalau tidak mau instalasi apapun di sistem, tapi harus atur dbpath sendiri

kita fokus ke cara pertama karena paling awet dipakai jangka panjang, lalu di akhir saya kasih catatan singkat buat cara ZIP.

1. Download File Installer MSI MongoDB

kita pergi ke halaman MongoDB Community Server for Windows lalu perhatikan panel Available Download di sebelah kanan seperti gambar di bawah ini:

tempat download program MongoDB di mongodb.com

yang perlu disesuaikan:

  • Version: pilih versi terbaru, saat artikel ini diupdate sudah MongoDB 8.x. versi minor 8.0, 8.2 dan seterusnya stabil, pilih angka terbesar
  • Platform: pastikan Windows x64, MongoDB versi baru sudah tidak support 32-bit
  • Package: pilih MSI biar dapat installer lengkap + Compass

ukuran file-nya sekitar 300-an MB, jadi kalau koneksi lambat, siapkan secangkir kopi dulu ๐Ÿ™‚

catatan penting: MongoDB versi 7 ke atas hanya support Windows 10/11 64-bit dan Windows Server 2016+. kalau kalian masih di Windows 7 atau 8, harus turun ke MongoDB 4.4 versi lama, tapi saya sarankan sekalian upgrade Windows-nya.

2. Proses Install MongoDB dengan Wizard

jika sudah selesai mendownload, klik dua kali file .msi-nya maka akan muncul tampilan seperti ini:

tahap pertama install mongodb di windows

klik Next untuk lanjut.

selanjutnya muncul halaman license, centang box “I accept the terms in the License Agreement”:

tahap install mongodb di windows I accept condition

selanjutnya pilih tipe setup, klik tombol Complete:

tahap Complete install mongodb di windows

tipe Complete akan memasang MongoDB di C:\Program Files\MongoDB\Server\<versi> beserta service-nya. kalau kalian mau atur folder sendiri, pakai Custom, tapi untuk kebanyakan kasus Complete sudah pas.

tahap Next proses install mongodb di windows

klik Next > lagi.

di layar berikutnya ada opsi Install MongoDB Compass:

tahap MongoDB Compass install mongodb di windows

centang box ini kalau kalian sekaligus mau install Compass GUI-nya. Compass itu semacam phpMyAdmin-nya MongoDB, buat lihat isi database tanpa ngetik perintah. boleh dicentang sekarang, atau install terpisah nanti dari halaman download Compass, hasilnya sama saja.

selanjutnya muncul layar Ready to install, tinggal klik tombol Install:

layar ready to install mongodb 5 di windows

tunggu sampai progress bar selesai:

tahap berhasil install mongodb di windows

berikut tampilan kalau instalasi MongoDB beserta Compass sukses tanpa kendala:

berhasil install mongodb dan compass di windows

klik Finish. sampai di sini bagian inti install MongoDB di Windows sudah selesai, sekarang bagian yang sering bikin pusing: menjalankannya.

3. Cek Service MongoDB Sudah Jalan

sejak diinstall pakai MSI, MongoDB otomatis terdaftar sebagai Windows service bernama MongoDB dan langsung jalan. cara mastiinnya:

tekan Win + R, ketik services.msc, lalu Enter. cari nama service MongoDB Server (MongoDB) dan pastikan statusnya Running:

kalau statusnya Running, artinya server database MongoDB sudah aktif di background, mendengar di port default 27017. langsung lompat ke bagian mongosh.

kalau statusnya kosong/berhenti, klik kanan service-nya pilih Start. atau lewat CMD yang dijalankan Run as administrator:

net start MongoDB

untuk menghentikannya nanti tinggal net stop MongoDB.

4. Buka Mongo Shell (mongosh) dari CMD

ini bagian yang paling banyak ditanyakan di tutorial lama. dulu shell MongoDB bernama mongo dan sudah ikut dalam installer, tapi sejak MongoDB 6.0 shell mongo dihapus dan digantikan mongosh yang dijadikan product terpisah. jadi kalau kalian ketik mongo dan muncul:

'mongo' is not recognized as an internal or external command

itu normal, bukan install-nya gagal. solusinya install MongoDB Shell (mongosh), ikuti langkah berikut:

  1. buka halaman download MongoDB Shell
  2. pilih package ZIP untuk Windows x64, lalu extract
  3. pindahkan folder hasil extract ke lokasi permanen, misal C:\mongosh
  4. tambahkan C:\mongosh\bin ke Environment Variables (caranya sama seperti di bawah)

setelah mongosh terpasang, coba buka CMD baru dan ketik:

mongosh

kalau berhasil, muncul prompt seperti ini:

Current Mongosh Log ID: xxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Connecting to:      mongodb://127.0.0.1:27017/?directConnection=true&serverSelectionTimeoutMS=2000
Using MongoDB:      8.0.12
Using Mongosh:      2.x.x

test>

prompt test> artinya kalian sudah masuk ke shell MongoDB dan terhubung ke database default test. sekarang coba perintah dasarnya:

// lihat daftar database
show dbs

// pindah / buat database bernama belajarmongodb
use belajarmongodb

// buat collection dan masukkan 1 dokumen
db.mahasiswa.insertOne({ nama: "Andi", umur: 21 })

// tampilkan isi collection
db.mahasiswa.find()

// keluar dari shell
exit

kalau db.mahasiswa.find() mengeluarkan dokumen yang tadi dimasukkan, berarti MongoDB kalian sudah 100% siap dipakai belajar.

Troubleshoot: mongosh tidak bisa connect

kalau muncul error MongoServerError: Connection refused atau serverSelectionTimeoutMS, artinya shell jalan tapi servernya (mongod) tidak hidup. cek balik bagian service di atas:

  • buka services.msc โ†’ pastikan service MongoDB statusnya Running
  • atau jalankan net start MongoDB di CMD admin
  • cek juga port 27017 tidak diblokir firewall/antivirus

5. Tambahkan MongoDB ke PATH (Opsional tapi Disarankan)

biar perintah mongod bisa dipanggil dari CMD di folder mana saja tanpa masuk dulu ke folder install, tambahkan folder bin MongoDB ke Path Windows:

  1. buka Start dan ketik environment variables, klik Edit the system environment variables
  2. klik tombol Environment Variables di kanan bawah
  3. di bagian System variables pilih Path lalu klik Edit
  4. klik New dan masukkan path install MongoDB, misal:
C:\Program Files\MongoDB\Server\8.0\bin

sesuaikan angka 8.0 dengan versi yang kalian install. jangan lupa juga masukkan folder bin mongosh (C:\mongosh\bin) kalau tadi taruhnya di sana. klik tombol OK dan OK dan OK sampai semua dialog tertutup, lalu buka CMD baru dan coba mongod --version serta mongosh dari folder sembarang.

6. Buat Database Pertama dengan MongoDB Compass

bagi yang tidak nyaman dengan command line, Compass menyediakan tampilan visual. buka MongoDB Compass, koneksi default sudah terisi mongodb://localhost:27017, langsung klik Connect:

MongoDB compass login

setelah terhubung, klik tab menu Databases lalu klik tombol Create database:

MongoDB compass buat database baru

isi nama database, misal belajarmongodb, dan sekaligus isi nama collection pertama, misal mahasiswa. istilah collection di MongoDB mirip table di MySQL, dan document-nya mirip row, hanya saja bentuknya fleksibel seperti JSON, tidak terkunci kolom.

MongoDB compass buat collection

klik Create Database maka database baru muncul di daftar. kalian bisa klik nama database โ†’ nama collection โ†’ Add Data untuk insert dokumen, atau buka tab Documents untuk lihat isi datanya langsung.

dengan ini kalian sudah punya lingkungan MongoDB lengkap: service yang jalan otomatis, shell mongosh buat perintah, dan Compass buat kelola data secara visual.

Catatan: Cara Install Pakai File ZIP

buat yang tidak mau install service di sistem (misal pakai komputer kantor), alternatifnya:

  1. di halaman download MongoDB pilih package ZIP, bukan MSI
  2. extract ke folder mana saja, misal D:\mongodb
  3. buat folder data, misal D:\mongodb\data\db
  4. jalankan server dari CMD:
D:\mongodb\bin\mongod.exe --dbpath "D:\mongodb\data\db"
  1. biarkan jendela CMD terbuka, lalu buka CMD lain dan jalankan mongosh

kelemahannya, server cuma hidup selama CMD-nya terbuka dan tidak auto-start. untuk belajar santai ini cukup, tapi untuk kerja serius saya sarankan cara MSI di atas.

Kesimpulan

install MongoDB di Windows sekarang tinggal download MSI dari situs resmi, next-next-finish, dan service langsung jalan di port 27017. yang berubah dari tutorial lama adalah bagian shell: mongo sudah pensiun sejak MongoDB 6.0, penggantinya mongosh yang diinstall terpisah dan ditambahkan ke Path biar bisa dipanggil dari mana saja. dengan service aktif plus Compass, kalian siap lanjut belajar CRUD MongoDB.

kalau nanti sudah lancar main di shell, langkah menarik berikutnya adalah menyambungkan MongoDB ke aplikasi sungguhan, misalnya project Laravel.

Baca Juga Mengenai :

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah MongoDB gratis untuk dipakai?

MongoDB Community Server gratis dan open source, cukup untuk belajar dan mayoritas kebutuhan aplikasi. Ada juga versi Enterprise berbayar untuk fitur keamanan dan support lanjutan, tapi untuk pemula versi Community sudah lebih dari cukup.

Kenapa perintah mongo tidak dikenali setelah install MongoDB?

Sejak MongoDB 6.0, shell lama bernama mongo dihapus dan digantikan mongosh. Selain itu PATH Windows mungkin belum berisi folder bin MongoDB. Install MongoDB Shell terpisah, lalu tambahkan folder bin MongoDB dan bin mongosh ke Environment Variables.

Bagaimana cara menjalankan MongoDB di CMD?

Kalau MongoDB terpasang sebagai service, ketik net start MongoDB di CMD admin untuk menyalakannya, lalu buka mongosh untuk masuk ke shell. Kalau tidak lewat service, jalankan mongod --dbpath "C:\data\db" dari folder bin MongoDB.

Apa bedanya mongod, mongo, dan mongosh?

mongod adalah proses server database yang jalan di background, mongo adalah shell lama yang sudah dihapus sejak MongoDB 6.0, dan mongosh adalah shell penggantinya berbasis Node.js. Yang dijalankan di CMD adalah mongod untuk server dan mongosh untuk mengetik perintah.

Apakah MongoDB Compass wajib diinstall?

Tidak wajib, tapi sangat disarankan. Compass adalah GUI resmi MongoDB untuk lihat database, collection, dan dokumen secara visual, plus edit query tanpa hafal perintah shell. Bagi pemula, Compass mempercepat pemahaman struktur data MongoDB.

Install MongoDB versi berapa untuk Windows 10 dan 11?

Gunakan versi terbaru dari halaman MongoDB Community Download, saat ini sudah MongoDB 8.x. Versi 7 ke atas butuh Windows 10/11 64-bit dan tidak lagi mendukung Windows 7/8. Installer MSI langkah-langkahnya sama untuk semua versi baru.

Tutorial Video

Sigit Nurhanafi avatar
Full-stack developer & technical writer. Berpengalaman di PHP, Laravel, NodeJS, MySQL, dan Python. Aktif menulis tutorial pemrograman dan maintaining open-source projects di PemburuKode sejak 2021.