<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Asset Bundler on Pemburu Kode</title><link>https://pemburukode.com/tags/asset-bundler/</link><description>Recent content in Asset Bundler on Pemburu Kode</description><generator>Hugo -- gohugo.io</generator><language>id</language><lastBuildDate>Fri, 11 Sep 2026 08:00:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://pemburukode.com/tags/asset-bundler/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Cara Setup Laravel Dengan Vite</title><link>https://pemburukode.com/cara-setup-laravel-dengan-vite/</link><pubDate>Fri, 11 Sep 2026 08:00:00 +0700</pubDate><guid>https://pemburukode.com/cara-setup-laravel-dengan-vite/</guid><description>&lt;!-- raw HTML omitted -->
&lt;!-- raw HTML omitted -->
&lt;p>perbedaan kecepatannya langsung terasa begitu saya beralih dari Laravel Mix ke Vite, build yang tadinya puluhan detik jadi hitungan detik, dan HMR (hot module replacement) membuat ngoding frontend jauh lebih nyaman karena perubahan langsung tampil tanpa refresh browser manual. setup awalnya tidak rumit, dan di artikel ini saya pandu langkah demi langkahnya dari nol sampai build production.&lt;/p>
&lt;p>kita akan bahas konfigurasi default yang sudah disediakan Laravel, cara memahami &lt;code>vite.config.js&lt;/code>, integrasi React dan Vue, sampai masalah yang paling sering bikin artikel ini dicari orang: error &lt;em>Vite manifest not found&lt;/em>.&lt;/p></description></item></channel></rss>