function (stored function) itu blok kode SQL yang bisa dipanggil berulang kali dan mengembalikan satu nilai. biasanya dipakai buat kalkulasi atau logika yang sering muncul di query. sebelum bikin function, kalian perlu paham dulu fungsi agregat COUNT, SUM, AVG dan cara membuat view di MySQL.
momen saya pertama kali nyadar kegunaan function di MySQL itu pas logika hitung diskon yang sama harus dipakai di lima query yang beda-beda. tanpa function, saya harus nyalin rumusnya lima kali, dan setiap ada perubahan, lima tempat itu harus diubah satu-satu.
function (fungsi) itu blok kode yang bisa dipanggil berulang kali buat ngerjain tugas tertentu. dengan fungsi, kode lebih terorganisir, gampang di-test, dan nggak perlu nulis kode yang sama dua kali. di tulisan yang lama, fungsi def pada python sudah sempat kita bahas dasarnya: cara bikin fungsi, return, sama parameter default. nah, artikel ini versi yang jauh lebih lengkap, dan bedanya ada di dua hal: pertama, pembahasannya ngalir dari nol sampai konsep yang lebih dalam kayak rekursif, lambda, dan decorator; kedua, saya fokus banget ke bagian yang bikin pemula nyangkut, terutama beda print sama return dan beda parameter sama argumen.
abs() adalah fungsi bawaan PHP. Dalam pemrograman, seringkali kita perlu menghitung nilai absolut dari suatu angka.
Sintaks abs(int|float $num) Contoh Penggunaan abs($angka); Lihat Tutorial Lengkap Untuk penjelasan lebih detail, contoh kode tambahan, dan studi kasus, kunjungi tutorial lengkapnya:
Pelajari lebih lanjut tentang abs() di artikel kami
Kembali ke Daftar Fungsi PHP
addslashes() adalah fungsi bawaan PHP. ## Apa itu PHP addslashes.
Sintaks addslashes(string $string) Contoh Penggunaan $nama = "Dian's"; echo addslashes($nama); // Output: Dian\'s Lihat Tutorial Lengkap Untuk penjelasan lebih detail, contoh kode tambahan, dan studi kasus, kunjungi tutorial lengkapnya:
Pelajari lebih lanjut tentang addslashes() di artikel kami
Kembali ke Daftar Fungsi PHP
array_change_key_case() adalah fungsi bawaan PHP. Dalam bahasa pemrograman PHP, ada banyak fungsi yang dapat digunakan untuk memanipulasi array.
Sintaks array_change_key_case(array $array, int $case = CASE_LOWER) Contoh Penggunaan array_change_key_case(array $array, int $case = CASE_LOWER): array Lihat Tutorial Lengkap Untuk penjelasan lebih detail, contoh kode tambahan, dan studi kasus, kunjungi tutorial lengkapnya:
Pelajari lebih lanjut tentang array_change_key_case() di artikel kami
Kembali ke Daftar Fungsi PHP
array_chunk() adalah fungsi bawaan PHP. Dalam pemrograman PHP, array adalah salah satu tipe data yang paling sering digunakan.
Sintaks array_chunk(array $array, int $length, bool $preserve_keys = false) Contoh Penggunaan array_chunk(array, size); Lihat Tutorial Lengkap Untuk penjelasan lebih detail, contoh kode tambahan, dan studi kasus, kunjungi tutorial lengkapnya:
Pelajari lebih lanjut tentang array_chunk() di artikel kami
Kembali ke Daftar Fungsi PHP
array_count_values() adalah fungsi bawaan PHP. Dalam pemrograman PHP, fungsi array_count_values() memiliki peranan penting dalam menghitung jumlah kemunculan nilai-nilai unik dalam sebuah array.
Sintaks array_count_values(array $array) Contoh Penggunaan array_count_values($array) Lihat Tutorial Lengkap Untuk penjelasan lebih detail, contoh kode tambahan, dan studi kasus, kunjungi tutorial lengkapnya:
Pelajari lebih lanjut tentang array_count_values() di artikel kami
Kembali ke Daftar Fungsi PHP
array_fill() adalah fungsi bawaan PHP. Dalam bahasa pemrograman PHP, terdapat berbagai fungsi yang mempermudah pengelolaan array.
Sintaks array_fill(int $start_index, int $count, mixed $value) Contoh Penggunaan array_fill(start_index, num, value) Lihat Tutorial Lengkap Untuk penjelasan lebih detail, contoh kode tambahan, dan studi kasus, kunjungi tutorial lengkapnya:
Pelajari lebih lanjut tentang array_fill() di artikel kami
Kembali ke Daftar Fungsi PHP
array_flip() adalah fungsi bawaan PHP. Dalam bahasa pemrograman PHP, terdapat banyak fungsi bawaan yang memudahkan pengolahan data.
Sintaks array_flip(array $array) Contoh Penggunaan array_flip(array $array): array Lihat Tutorial Lengkap Untuk penjelasan lebih detail, contoh kode tambahan, dan studi kasus, kunjungi tutorial lengkapnya:
Pelajari lebih lanjut tentang array_flip() di artikel kami
Kembali ke Daftar Fungsi PHP
array_key_exists() adalah fungsi bawaan PHP. ## Fungsi array_key_exists pada PHP dan Manfaatnya untuk Memeriksa Kehadiran Kunci dalam Array Dalam pemrograman PHP, terkadang kita perlu memeriksa apakah suatu kunci (key) tertentu ada dalam sebuah array.
Sintaks array_key_exists(string|int $key, array $array) Contoh Penggunaan array_key_exists($key, $array) Lihat Tutorial Lengkap Untuk penjelasan lebih detail, contoh kode tambahan, dan studi kasus, kunjungi tutorial lengkapnya:
Pelajari lebih lanjut tentang array_key_exists() di artikel kami
Kembali ke Daftar Fungsi PHP
array_merge() adalah fungsi bawaan PHP. Dalam pengembangan web menggunakan PHP, array adalah salah satu struktur data yang paling umum digunakan.
Sintaks array_merge(array ...$arrays) Contoh Penggunaan array_merge(array $array1, array $array2 [, array $array3, ...]) Lihat Tutorial Lengkap Untuk penjelasan lebih detail, contoh kode tambahan, dan studi kasus, kunjungi tutorial lengkapnya:
Pelajari lebih lanjut tentang array_merge() di artikel kami
Kembali ke Daftar Fungsi PHP
array_pad() adalah fungsi bawaan PHP. Dalam pengembangan web dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP, sering kali kita memerlukan manipulasi data pada array.
Sintaks array_pad(array $array, int $length, mixed $value) Contoh Penggunaan <?php $buah = array("apel", "jeruk", "mangga"); $buah_baru = array_pad($buah, 5, "pisang"); print_r($buah_baru); ?> Lihat Tutorial Lengkap Untuk penjelasan lebih detail, contoh kode tambahan, dan studi kasus, kunjungi tutorial lengkapnya:
Pelajari lebih lanjut tentang array_pad() di artikel kami
Kembali ke Daftar Fungsi PHP