<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Middleware on Pemburu Kode</title><link>https://pemburukode.com/tags/middleware/</link><description>Recent content in Middleware on Pemburu Kode</description><generator>Hugo -- gohugo.io</generator><language>id</language><lastBuildDate>Fri, 11 Sep 2026 08:00:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://pemburukode.com/tags/middleware/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Laravel Middleware Cara Membuat Dan Menggunakan</title><link>https://pemburukode.com/laravel-middleware-cara-membuat-dan-menggunakan/</link><pubDate>Fri, 11 Sep 2026 08:00:00 +0700</pubDate><guid>https://pemburukode.com/laravel-middleware-cara-membuat-dan-menggunakan/</guid><description>&lt;!-- raw HTML omitted -->
&lt;!-- raw HTML omitted -->
&lt;p>kalau kalian pernah lihat kode route Laravel yang ada &lt;code>-&amp;gt;middleware('auth')&lt;/code> dan bingung dari mana datangnya, di artikel ini saya bongkar tuntas konsep middleware dari nol sampai bisa bikin sendiri. middleware adalah konsep yang paling sering saya pakai untuk menjaga keamanan aplikasi, memeriksa siapa yang boleh mengakses halaman apa sebelum request sampai ke controller.&lt;/p>
&lt;p>posisinya di antara request dan response, persis seperti satpam yang berdiri di pintu: boleh lanjut atau disuruh balik. kita akan bahas cara membuatnya, mendaftarkannya di Laravel 11 ke atas maupun versi lama, memakai parameter, sampai studi kasus filter role admin.&lt;/p></description></item></channel></rss>