<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Storage Engine on Pemburu Kode</title><link>https://pemburukode.com/tags/storage-engine/</link><description>Recent content in Storage Engine on Pemburu Kode</description><generator>Hugo -- gohugo.io</generator><language>id</language><lastBuildDate>Wed, 23 Sep 2026 12:20:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://pemburukode.com/tags/storage-engine/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Perbedaan MyISAM dan InnoDB MySQL</title><link>https://pemburukode.com/perbedaan-myisam-dan-innodb-mysql/</link><pubDate>Wed, 23 Sep 2026 12:20:00 +0700</pubDate><guid>https://pemburukode.com/perbedaan-myisam-dan-innodb-mysql/</guid><description>saya pernah mewarisi project lama yang tabelnya memakai MyISAM, dan langsung merasakan bedanya begitu ingin memakai foreign key dan transaksi: tidak bisa. sejak itu, InnoDB selalu menjadi pilihan bawaan saya untuk aplikasi baru. artikel ini menjelaskan perbedaan keduanya secara praktis, termasuk kapan MyISAM masih layak dipakai.
1. apa itu storage engine? storage engine adalah komponen MySQL yang menentukan bagaimana data disimpan dan diambil dari disk. setiap tabel bisa pakai engine berbeda.</description></item></channel></rss>